Perkembangan Janin 8 Bulan, Kenali Perkembangannya

4 min read

Perkembangan janin 8 bulan

Perkembangan  janin 8 bulan ditandai dengan berat bayi yang sudah mencapai 2 kg dengan panjang sekitar 44 cm. Di usia kandungan ini maka kondisi janin akan mulai bergerak turun dan mendekati leher rahim sebagai  persiapan dari proses persalinan. Penasaran  dengan perkebangannya secara detil? Berikut ini tahapan perkembangan janin 8 bulan dari  minggu ke minggu yang sebaiknya bunda ketahui:

  • Minggu ke 33

Kepala janin berada di bagian bawah rahim sebagai rangkaian dari proses persiapan  persalinan. Meski normalnya demikian namun bukan tidak mungkin jika bayi berubah posisi di minggu-minggu terakhir jelang kelahirannya. Kondisi tempurung kelapa masih belum terbentuk dengan sempurna sehingga belum begitu kuat.

Perkembangan janin 8 bulan

Untuk bisa melewati jalan lahir dengan mudah selama proses persalinan maka tempurung kepala bayi haruslah terbentuk dengan sempurna terlebih dahulu. Kulitnya juga mulai berubah  menjadi cerah dan tidak lagi keriput akibat kemampuan bayi yang mulai menyimpan cadangan lemak di bagian bawah dari permukaan kulitnya. Di sisi lain, pertumbuhan otak serta sistem syaraf bayi telah sempurna di minggu ke 33 ini.

  • Minggu ke 34

Berat bayi di usia  kehamilan yang ke 34 minggu mencapai sekitar 2,1 kg dengan panjang 45 cm. Cadangan lemak yang disimpan di bagian permukaan kulit sangat berguna untuk  menjada suhu tubuhnya. Seluruh  tulang-tulang pada rangka tubuh bayi menjadi semakin keras  kecuali bagian  tempurung kepala yang belum sempurna. Posisi janin sendiri seperti meringkuk di dalam rahim dengan posisi lutut yang ditekuk dan merapat ke bagian dada. Hal ini membuat pergerakan bayi tidak  lagi seaktif minggu-minggu sebelumnya meskipun gerakannya masih bisa dirasakan oleh bunda.

  • Minggu ke 35

Di usia kehamilan yang ke 35 minggu ini maka berat  janin akan mencapai sekitar 2,4 kg dengan panjang 46 cm. Pertumbuhan tulang dan badannya sudah sempurna sehingga kita bisa melihat bagiana siku serta kakinya yang terkadang terlihat menonjol di bagian permukaan perut saat  bergerak.  Organ hatinya telah mampu  untuk mengolah zat sisa  metabolisme. Selain itu, ginjalnya juga sudah terbentuk dengan sempurna.

35 minggu berapa bulan

  • Minggu  ke 36

Berat janin akan semakin bertambah dari hari ke hari. Setidaknya pertambahannya akan mencapai 28  gr per harinya. Di minggu ke 36  maka beratnya akan mencapai sekitar 26 minggu dengan panjang 47 cm. organ dalam berupa paru-parunya telah terbentuk dengan sempurna sehingga siap untuk  menarik  napas pertamanya saat  lahir ke dunia. Tidak hanya  itu, bagian mulut serta saluran cernanya siap untuk  menyusu dan  juga mencerna protein dalam air susu ibu. Jika  bunda telah melewati minggu ini maka kekhawatiran akan terjadinya kelahiran premature sudah  terlewati.

  • Minggu ke 37

Di usia kehamilan ini maka bobot bayi akan  mencapai 2,8 kg dengan  panjang 50  cm. Bagian  kepala  bayi sendiri sudah dalam posisi  yang semakin turun mendekati panggul dan akan  dilindungi oleh tulang panggul di sekitarnya. Lapisan layaknya  lilin putih  yang menyelubungi janin sejak usia ke 26 minggu akan hilang karena ditelan oleh janin beserta rambut halus yang melindungi bagian kulitnya. Begitu bayi lahir maka  semua  yang ia telan akan keluar berbarengan dengan  kotoran pertamanya atau yang kerap disebut dengan meconium.

  • Minggu  ke 38 

Ukuran bayi akan mencapai 3,2  kg dengan panjang sekitar 51 cm. Pada usia kehamilan ini, bayi akan membentuk lemak tubuh untuk  menghangatkan tubuhnya saat dia dilahirkan. Seluruh  organ tubuhnya  telah sempurna terbentuk  meski bagian parunya belum bisa berfungsi dengan pola teratur di jam-jam  pertama setelah kelahiran.

  • Minggu  ke 39

Berat bayi biasanya akan mencapai 3,4 kg dengan panjang sekitar 51 cm.  Air ketuban juga akan mengalami perubahan warna mengingat lapisan yang biasanya menyelubunginya mulai terlepas dari bagian badannya. Bagian lapisan dari kulit terluar bayi juga  akan mulai terkelupas karena munculnya kulit baru di bawahnya.

baca juga : Janin 7 Bulan Sebesar Apa ?

Perubahan kondisi ibu pada saat perkembangan janin 8 bulan:

  • Dinding perut serta rahim bunda akan semakin menipis karena janin yang semakin membesar sehingga terjadi peregangan. Hal ini akan membuat cahaya yang masuk menjadi lebih banyak. Cahaya inilah yang akan membuat pola aktivitas harian bayi akan mulai terbentuk.
  • Bunda biasanya akan mengalami  puncak kenaikan  berat badan di usia kehamilan 8 bulan. Normalnya, bunda akan  mendapati kenaikan berat badan antara 11 sampai dengan 14 kg.
  • Semakin sering terengah-engah seperti sesak napas adalah perubahan yang biasanya juga akan bunda alami di usia kehamilan  Selain itu, sering buang air kecil juga akan  menjadi keluhan yang  biasanya dirasakan. Frekuensi buang air kecil yang semakin sering akan memicu terjadinya dehidrasi.  Untuk  itu bunda tidak disarankan  untuk  mengurangi jumlah takaran air putih  yang diminum sebab bunda serta  janin membutuhkan  asupan cairan yang cukup.
  • Di usia kehamilan ini bunda sebaiknya mengurangi konsumsi teh ataupun kopi karena justru akan memicu semakin seringnya buang air
  • Bunda akan lebih sering merasakan  tekanan yang lebih kuat di bagian  perut bawah  karena posisi kepala bayi yang semakin turun mendekati panggul.
  • Paru-paru serta lambung bunda akan merasa lega karena perpindahan  posisi janin mendekati perut bagian bawah. Meski demikian, ketidaknyamanan lainnya akan mulai  terasa mengingat  bunda akan semakin sering buang air kecil.
  • Keluhan sakit di bagian punggung adalah yang paling sering dialami  oleh bunda karena berat badan yang semakin bertambah. Tidak hanya  itu, rahim juga akan semakin mengencang atau seperti kontraksi,  ini adalah kondisi normal. Bunda tidak perlu khawatir berlebihan kecuali jika kontraksi yang terjadi cukup sering dan terasa sangat sakit.

Kenali resiko yang berbahaya pada Perkembangan janin :

  • Keluarnya darah dari organ kewanitaan bunda. Pendarahan ini  dapat menjadi salah satu pertanda adanya ancaman medis pada kesehatan bunda
  • Tekanan darah tinggi
  • Preeclampsia yang bisa terlihat dengan adanya kadar protein yang tinggi di dalam urin. Tidak hanya itu, pertandalain terjadinya preeclampsia adalah bengkak-bengkak di bagian tangan dan wajah.
  • Gatal-gatal yang parah sebagai bagian dari gejala umum adanya gangguan pada organ hati.
  • Terjadinya kontraksi palsu atau yang biasa disebut sebagai Braxton hicks contraction yang sering dan sangat sakit.
  • Pecah ketuban sebelum waktunya. Untuk  menghindari resiko yang lebih parah, bunda sebaiknya  mengetahui cara  untuk membedakan antara urin dan air ketuban. Air ketuban cenderung bening dan juga tidak berbau. Air ketuban sendiri keluarnya juga tidak bisa ditahan seperti  halnya urin. Pecah ketuban dini memerlukan penanganan medis. Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan suntikan antibiotik agar janin di dalam kandungan  tidak terpapar infeksi.
  • Kelahiran prematur. Kelahiran bisa dikategorikan sebagai  kelahiran  yang prematur jika bayi dilahirkan sebelum  usia  kehamilan mencapai usia 37  minggu. Jika dilahirkan secara prematur maka bayi biasanya akan membutuhkan penanganan  medis tertentu.

Panduan ibu bersalin yang harus dipersiapkan di usia kehamilan 8 bulan:

  • Jika memungkinkan, pilihlah rumah sakit bersalin yang memungkinkan bunda untuk melakukan inisiasi menyusui dini. Manfaat dari inisiasi menyusui dini adalah agar si kecil bisa mendapatkan ASI pertama atau  yang  biasa disebut dengan kolostrum.
  • Pilih rumah sakit yang bisa menempatkan anda sekamar dengan bayi agar memudahkan bunda untuk menyusui bayi kapanpun.
  • Mulailah untuk melatih diri dalam  melakukan metode menyusui yang benar.
  • Semakin intens mengajak bayi untuk berbicara adalah hal yang tepat untuk dilakukan di masa ini mengingat indera pendengaran bayi telah terbentuk dengan sempurna.
  • Siapkan tas perlengkapan yang siap dibawa ke rumah sakit dalam rangka persiapan proses melahirkan. Barang-barang yang sebaiknya mulai disiapkan dalam tas antara lain adalah baju ganti, alat mandi, keperluan bayi baru lahir, kartu asuransi kesehatan, breast pad, perlengkapan menyusui dan sebagainya.

Tips menghindari episiotomy atau sayatan di antara jalan lahir dan anus:

  • Rutin melakukan senam kegel untuk mendukung penguatan oto bawah dari panggul
  • Mengkonsumsi nutrisi yang cukup agar kulit bisa merenggang dengan  lebih baik
  • Kompres hangat begitu waktu persalinan akan  segera tiba
  • Melakukan pijatan perineum (bagian antara jalan lahir dan anus).

Cermati berbagai hal diatas untuk bisa mengetahui secara rinci perkembangan bayi 8 bulan.

Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *